Posted 289 days ago by Ridho
Pengembangan energi alternatif yang lebih ramah lingkungan dan terbarukan menjadi kewajiban dan harus terus dikembangkan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui pengembangan bahan bakar terbarukan dari minyak nabati yang ramah lingkungan seperti biodiesel. Pengembangan biodiesel ini sejalan dengan isi Protokol Kyoto yang menegaskan tentang kepedulian terhadap alam sekitar dan perekonomian. Oleh karena itu, penggunaan biodiesel perlu ditingkatkan di seluruh dunia.
Universitas Tanjungpura sebagai institusi pendidikan tinggi di Indonesia yang berdiri di Kota Pontianak, Kalimantan Barat berupaya untuk ikut ambil bagian dalam mengkampanyekan biodiesel sebagai salah satu sumber energi terbarukan masa depan. Ekspedisi biodiesel merupakan agenda kegiatan yang dirancang dengan tujuan antara lain: untuk mensosialisasikan penggunaan biodiesel kepada masyarakat luas, sebagai wadah untuk saling bertukar informasi mengenai perkembangan riset khususnya pada bidang biodiesel di berbagai perguruan tinggi partisipan, melatih sofskill dan keterampilan organisasi mahasiswa serta sebagai perwujudan eksistensi UNTAN dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Tahun 2012 merupakan tahun ke-3 keterlibatan UNTAN dalam kegiatan ekspedisi biodiesel. Pada tahun 2010, bersama dengan Universiti Teknologi Malaysia (UTM), digelar Trans Borneo Biodiesel Expedition, yang bermula dari UNTAN, Pontianak – Malaysia – Brunei Darussalam – dan berakhir di Kota Kudat yang merupakan kota paling utara di pulau Kalimantan. Kegiatan yang diselenggarakan untuk melatih soft skill dan kemandirian ini mengusung tema ilmiah, kegiatan sosial dan pertunjukan budaya. Dalam ekspedisi yang menuai kesuksesan ini, maka tahun 2011 digelar kembali Biodiesel Expedition Vientiane, Laos yang mana rute perjalanan menempuh sepanjang semenanjung yg dimulai dari Singapura – Malaysia – Thailand – hingga ke Laos. Seperti pada tahun sebelumnya, penyelenggaraan ini mengusung tema ilmiah, sosial, dan budaya, serta ditambah dengan kegiatan school workshop dan biodiesel factory visit di Thailand. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa UNTAN dan UTM dengan mengunjungi Prince of Songkhla University, Thailand dan National University of Laos di Vientiene, Laos. Dan pada tahun 2012 ini UNTAN sebagai perwakilan dari Indonesia dipercaya sebagai penyelenggara ekspedisi biodiesel ini.
Ekspedisi biodiesel yang digelar oleh UNTAN ini bertajuk Trans Java-Bali Biodiesel Expedition 2012 – Renewable Energy for Better Future, yang pada 3 Juli 2012 lalu secara resmi dibuka oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI di Jakarta, telah selesai dilaksanakan dengan baik oleh tim mahasiswa UNTAN sebagai panitia penyelenggara kegiatan yang melibatkan peserta dari 3 negara ASEAN ini. Tim mahasiswa UNTAN yang secara langsung dibimbing oleh Rektor, Prof. Dr. Thamrin Usman, DEA yang juga pakar biodiesel ini sukses menggelar berbagai agenda ekspedisi dalam setiap persinggahan di lintas pulau jawa dan bali. Tim mahasiswa UNTAN yang terdiri atas berbagai latar belakang program studi ini juga didampingi oleh Ir. Waskitha, M.M (Pembantu Rektor III), beberapa orang Bapak/Ibu dosen, Official Manager serta Konsultan kegiatan ekspedisi. Dalam penyelenggaraan kegiatan ini, UNTAN menggandeng 6 (enam) Universities Partner di 3 negara ASEAN yaitu Indonesia, Malaysia dan Laos, antara lain dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM), National University of Laos (NUOL), Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA), Universitas Padjajaran (UNPAD), Universitas Diponegoro (UNDIP) dan Universitas Udayana (UNUD).
Mendikbud RI dalam Pembukaan Resmi Trans Java-Bali Biodiesel Expedition di Gedung Kemdikbud (Jakarta) menyampaikan apresiasi kepada UNTAN yang berinisiatif untuk menggelar kegiatan ini. Menurut beliau, ada 3 hal penting yang tersirat dalam kegiatan ini. Pertama, Scientific Activities, dimana dalam kegiatan ini mahasiswa maupun dosen bersama-sama untuk mengembangkan riset/penelitian maupun aplikasinya dengan dasar keilmuan. Dalam era globalisasi saat ini, prioritas riset diarahkan pada 3 kebutuhan dasar manusia yaitu: Food, Energy, and Water sehingga Biodiesel sebagai salah satu sumber energi terbarukan masa depan merupakan hal yang sangat penting menjadi prioritas untuk dikembangkan. Kedua, dalam kegiatan ini juga tersirat makna kolaborasi dan kerjasama antar negara, dimana dunia pendidikan adalah dunia yang tidak akan terpengaruh isu politik maupun ekonomi. Ketiga, aktivitas sosial dalam kegiatan ini sangat baik sebagai wadah untuk saling mendukung dan membangun semangat kebersamaan.
Agenda kegiatan dari ekspedisi biodiesel 2012 ini antara lain:
1. Konvoi armada bus berbahan bakar biodiesel (biosolar) yang melalui lintas pulau Jawa – Bali (sekitar 1400 km) yang disertai dengan Biodiesel Research Application dimana mahasiswa akan menghitung dan mengkalkulasikan banyaknya penggunaan bahan bakar biosolar pada armada Bus sepanjang ekspedisi.
2. Seminar Biodiesel untuk mempresentasikan perkembangan riset biodiesel pada Universitas peserta yang digelar di UNPAD (Bandung) dan UNDIP (Semarang).
3. Biodiesel Talk sebagai wadah diskusi antar mahasiswa mengenai perkembangan isu-isu terkini berkaitan dengan sumber energi terbarukan yang dilaksanakan di UNTIRTA (Banten) dan UNUD (Bali).
4. Biodiesel Mini-Factory Visit di UNPAD (Bandung) dan Factory Visit di Krakatau Stell (Banten).
5. Pertunjukan dan Kunjungan Seni Budaya serta Kegiatan Sosial di sela-sela agenda ekspedisi.
Pada kesempatan ini, tak lupa kami dari Universitas Tanjungpura menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Terima kasih kami haturkan kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Pemerintah Kota Pontianak, PERUM DAMRI selaku sponsor utama transportasi, PT. Perkebunan Nusantara XIII, BANK KALBAR, Bank Indonesia, Bank Mandiri, TVRI Kalimantan Barat, Garuda Indonesia Airlines Cabang Pontianak, Dinas Pariwisata Kalimantan Barat, Dinas Kesehatan Kalimantan Barat, BKKBN Kalimantan Barat, PT. Sumber Djantin, PT. Daria Pratama, Telkomsel Cabang Pontianak, Asuransi Bumi Putera, Pocari Sweat, Para Donatur serta semua pihak yang telah membantu baik secara moril maupun materil yang tidak dapat disebutkan satu persatu. Semoga apa yang kita usahakan demi kemajuan bangsa, bernilai ibadah disisi Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa. Amin.
Tags: Ekspedisi Biodiesel, untan