Tentang Untan



Kategori Berita



Arsip Berita




Cari Berita




Fakultas




« MK FASILITASI PERSIDANGAN VIA VIDEO TELECONFERENCE | Main | ALOKASIKAN CSR UNTUK BEASISWA »

HARI IBU

By php | December 22, 2008

PONTIANAK—Sekitar 100 remaja putri yang tergabung dalam Badan Kerohanian Mahasiswa Islam (BKMI) Untan dan Lembaga Dakwah Kampus (LDK) se-Untan melangsungkan aksi simpatik memperingati Hari Ibu Senin (22/12) sore. Selain melakukan orasi di Bundaran Universitas Tanjungpura, mereka juga membagikan sekitar 1.000 bunga kepada para pengendara yang kebetulan melintas di kawasan tersebut. Beragam atribut mereka bawa sebagai ekspresi kecintaan kepada ibu. Tulisan di atas kertas karton berwarna pink seperti ‘Mom I Love You-With Love From Us’ atau ‘I Miss You Mom’ diantaranya yang menggambarkan suasana hati mereka.

Sementara di tangkai bunga, terselip kertas kecil yang berisikan Firman Allah yang (QS. Luqman : 14) yang berbunyi “Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepadaKu lah kembalimu.” Kecintaan akan ibu itu juga ingin ditularkan mereka kepada masyarakat Kota Pontianak agar segenap rakyat menghormati, menghargai, dan melindunginya.

Salah satu isu yang mereka angkat dalam aksi kali ini adalah kekerasan ibu yang dialami para tenaga kerja wanita yang mengais rezeki di negeri orang.
Rasa sayang akan anak agar mereka mendapat pendidikan dan penghidupan yang layak sehingga sang ibu harus rela berpisah dengan keluarga untuk mengais rezeki di luar negeri, tidak sebanding dengan perlakuan yang didapatkan.“Kami mengutuk tindakan kekerasan yang dialami ibu yang menjadi TKW. Pemerintah wajib melindunginya. Jangan sampai ada kekerasan lagi,” kata Imas Rasiyana, koordinator aksi.

Untuk meredam aksi tersebut, dia meminta pemerintah mengambil tindakan tegas terhadap pengerah jasa tenaga kerja yang melakukan penipuan terhadap TKW. Dia juga meminta agar pemerintah dan aparat fokus dalam upaya pemberantasan perdagangan perempuan dan anak. Memperingati hari ibu tersebut BKMI Untan dan LDK se-Untan juga melakukan tebar jilbab. Secara simbolis, penyerahan jilbab dilakukan di bundaran Untan saat aksi itu. Menurut Imas, jilbab itu nantinya akan dibagikan di sejumlah panti asuhan. “Jilbab sebagai perisai dari perbuatan tercela dan melindungi perempuan. Ini simbol agar ibu harus kita lindungi dan kita jaga. Tanpa ibu kita tidak akan ada,” katanya.

Topics: KABAR KAMPUS