Himabio FMIPA Untan Gelar Biology Back To Nature 2017

Himabio FMIPA Untan Gelar Biology Back To Nature 2017

Biology Back To Nature (B2N) dilaksanakan di gedung GDLN UPT.TIK Untan pada hari Jumat tanggal 6 Oktober 2017 , agenda ini merupakan program kerja Divisi Jaringan Lembaga, Himpunan Mahasiswa Biologi (Himabio), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Universitas Tanjungpura (Untan).

Ketua Panitia, Muhammad Faizal mengatakan, B2N ini diisi dengan serangkaian agenda, di antaranya lomba Olimpiade Biologi dan Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) untuk tingkat SMA/MA sederajat se-Kalimantan Barat, serta lomba Jawara Biologi untuk tingkat SMP se-Kota Pontianak.

“Tujuan dari perlombaan tersebut, kami selaku panitia ingin memfasilitasi kepada siswa yang berantusias untuk mengikuti lomba, yang mereka memiliki jiwa saing yang tinggi, dan lomba ini untuk melatih kepada siswa-siswa tersebut sejauh mana memahami Biologi,” katanya, Jumat (6/10) sore.

Faizal menuturkan, untuk B2N tahun 2017 ini, mengusung tema lingkungan, yang disingkat “Evolusi” yaitu edukasi dan inovasi Biologi untuk sejuta inspirasi.

“Antusias peserta sangat luar biasa. Salah satunya dapat dilihat dari Olimpiade Biologi, diikuti oleh delapan kabupaten di Kalbar, yakni Bengkayang, Kubu Raya, Landak, Melawi, Mempawah, Sambas, Sanggau, Sekadau, Sintang, dan dua kota, yakni Pontianak dan Singkawang,” tuturnya.

Jumlah peserta Olimpiade Biologi, katanya berjumlah 474 peserta, kemudian diambil sepuluh persen dari jumlah perkabupaten, didapatlah finalis dari setiap perwakilan kabupatennya yaitu berjumlah 54 peserta, namun karena ada urusan dari sekolah, yang bisa hadir pada final sebanyak 48 peserta.

Faizal mengatakan, selain perlombaan, B2N ini juga diisi dengan seminar yang terbuka untuk umum, dengan tema “Lingkungan Hidupmu Mencerminkan Kualitas Hidupmu” dengan pemateri Duta Wisata Indonesia Lingkungan 2014, Nordianto Hartoyo Sanan, dan Ketua Hilo Green Community Pontianak, Mas Ariandi Kurniawan. Akan dilaksanakan pada 7 Oktober 2017, pukul 7.30 WIB, di Aula Kementrian Agama Provinsi Kalbar.

“Perlombaan dan seminar ini bertujuan untuk edukasi kepada masyarakat tentang pengertian dan perhatian lebih kepada lingkungan untuk hidup yang lebih baik lagi. Harapannya, ingin lebih meningkatkan jiwa kompetisi para siswa. Kemudian, ke depannya ingin bisa pemekaran wilayah untuk peserta, semoga bisa tingkat nasional, bertahap,” pungkasnya.

(Sukardi/Faisal)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *