Kemenristekdikti Gelar Pelatihan Penerapan dan Akreditasi Jurnal Elektronik bagi Pengelola Jurnal Perguruan Tinggi di Kalbar

Kemenristekdikti Gelar Pelatihan Penerapan dan Akreditasi Jurnal Elektronik bagi Pengelola Jurnal Perguruan Tinggi di Kalbar

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Penerapan dan Akreditasi Jurnal Elektronik bagi Pengelola Jurnal dari Perguruan Tinggi yang ada di Kalimantan Barat bertempat di Aula Lantai 3 Gedung Rektorat Universitas Tanjungpura (Untan), pada Kamis (3/8) pagi.

Pelatihan ini menghadirkan pembicara yang juga merupakan pakar dari LIPI, Universitas Negeri Jember, serta Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya.

Menurut Ketua Panitia Pelaksana, Yoga Dwi Arianda, Pelatihan ini dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan mengenai setting menu di aplikasi Open Journal System (OJS) yaitu dengan memberikan penilaian hasil evaluasi diri yang dilakukan oleh pengelola jurnal sehingga ia dapat mengetahui nilai untuk mengajukan akreditasi dan membantu dalam proses pengajuan akreditasi terbitan berkala ilmiah elektronik dengan menggunakan Akreditasi Jurnal Nasional (Arjuna).

“Secara garis besar target utama dari kegiatan ini adalah pengelola jurnal yang sudah melakukan evaluasi diri dapat mengetahui gambaran hasil nilai yang telah dilakukan verifikasi oleh tim asesor sehingga pengelola jurnal dapat segera melakukan usulan akreditasi jurnal masing-masing,” ujar Yoga.

Terkait dengan materi, Yoga mengatakan, hal itu dipilih melalui pertimbangan yang signifikan dengan tujuan pelatihan. Adapun materi yang disampaikan meliputi kebijakan Direktorat Pengelolaan Kekayaan Intelektual, pengenalan Sistem Arjuna dan sistem indeksasi dan sitasi, verifikasi evaluasi diri di Arjuna dan kelengkapannya, pedoman tata cara tulisan Portal E- Journal yang sesuai instrumen Akreditasi Arjuna, setup website E-Journal dan kelengkapannya, serta upload dokumen review per artikel dan per reviewer.

Sementara itu Wakil Rektor Satu Untan, Dr Aswandi, yang mewakili Rektor Untan, membuka secara resmi kegiatan pelatihan tersebut. Dalam kata sambutannya Dr Aswandi sempat menyinggung produktivitas jurnal dari dosen yang ada di Kalimantan Barat khususnya, dengan jurnal dosen yang ada di negara luar.

“Dalam setahun mereka bisa mengeluarkan 3 sampai 5 jurnal. Ataupun satu, sedangkan kita 10 tahun sekali pun sudah kepayahan,” ujarnya.

Menurutnya, selain menambah keahlian para pengelola jurnal dalam menangani tugasnya, pelatihan ini juga menjadi sarana dukung institusi yang bersangkutan dengan peserta menaikan akreditasinya.

Hal itu ia dasari pada kata sambutan Menristekdikti yang menghadiri penancapan tiang pertama pembangunan lima fasilitas gedung perkuliahan baru Untan pada Senin lalu.

Saat itu Menristekdikti menuntut setelah adanya fasilitas tersedia, Untan dengan segera harus bisa menaikan akreditasinya dari B menjadi A. Meskipun diakui Dr Aswandi, langkah-langkah menuju kesana seperti mendongkrak akreditasi Prodi sudah mulai gencar dilakukan oleh Untan.

Foto : Suasana Pelatihan Penerapan dan Akreditasi Jurnal Elektronik di Aula Lantai 3 Gedung Rektorat Universitas Tanjungpura/Imam

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *