Peresmian Program Digital Library dan E-Learning Proyek 7 in 1 IDB

Peresmian Program Digital Library dan E-Learning Proyek 7 in 1 IDB

Acara Peresmian Program Digital Library dan E-Learning Proyek 7 in 1 IDB dilaksanakan di UNY (Universitas Negeri Yogyakarta). Dalam acara peresmian ini ada 7 Universitas yang ada di Indonesia bergabung yaitu Universitas Syiah Kuala (Aceh), Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Lambung Mangkurat (Banjarmasin), Universitas Tanjungpura (Pontianak), Universitas Sam Ratulangi (Manado), dan juga Universitas Negeri Gorontalo.

Digital Library dan E-Learning ini lebih mengedepankan layanan komputer yang cepat speednya dengan teknologi tertinggi dan juga terkini, sehingga saat mahasiswa mengakses internet bisa cepet tanpa harus nunggu lama. Dengan Program Digital Library dan E-Learning ini diharapkan agar kualitas pendidikan di Indonesia bisa menjadi lebih meningkat, karena sumber belajar tersedia dalam bentuk digital, kualitas riset tesis, skripsi, disertasi pun meningkat karena referensi jurnal dan e-book tidak ada kendala dan bisa update kapanpun.

Digital Library dan E-Learning

Digital Library adalah perpustakaan yang keseluruhan koleksinya memakai format digital dan disusun dalam sebuah artsitektur komputerisisasi. Digital Library memudahkan pemustaka untuk mengakses tanpa dibatasi oleh jarak, ruang dan waktu. Koleksi digital disajikan dalam bentuk 3D flipbook. Pemustaka dapat mengakses skripsi, tesis, disertasi serta jurnal dan ebook lainnya yang suda di langgan Digital Library.

SPADA Proyek 7 in 1 merupakan kolaborasi LMS (Learning Management System) di 7 universitas yang tergabung dalam The Support to the Development of Higher Education Project (Proyek 7 in 1) dalam rangka melaksanakan program pembelajaran secara daring (online) di bawah naungan Ditjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.

Jadi dengan Program Digital Library dan E-Learning 7 in 1 ini, mahasiswa bisa mengambil mata kuliah tertentu yang tidak ada di universitas tempat kuliahnya dengan cara mengikuti pembelajaran secara daring (online). Misal begini, mahasiswa Untan mau mengambil mata kuliah tertentu yang hanya ada di Universitas Syiah Kuala (Aceh), jadi mahasiswa Untan tidak perlu pergi ke Aceh untuk mengikuti mata kuliah tersebut, cukup dengan pembelajaran daring (online).

Itulah tujuan utama Program Digital Library dan E-Learning ini, agar pembelajaran /  perkuliahan tidak terbatas oleh jarak, ruang dan waktu. Dimanapun mahasiswa dan dosen berada, bisa melakukan proses pembelajaran sebagaimana perkuliahan biasa tanpa harus tatap muka secara langsung. Semoga Program ini bisa berjalan dengan lancar dan bisa memajukan pendidikan di Indonesia sebagaimana halnya dengan pendidikan di negara maju.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *