Untan Gelar Seminar Nasional Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Ke-3

Untan Gelar Seminar Nasional Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Ke-3

Foto: Rektor Untan membuka Seminar Nasional Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Ke-3/Imam

 

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Universitas Tanjungpura mengadakan seminar nasional Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PIPT) ke-3 dalam Rangka Dies Natalis Untan ke-58 di aula pertemuan lantai 3 gedung rektorat Untan, Selasa (23/5).

Seminar nasional kali ini mengambil tema “Rekayasa ilmu pengetahuan dan teknologi untuk sinergi antar disiplin ilmu dalam pembangunan sumber daya manusia yang profesional dan berdaya saing.”

Selain mengundang perguruan tinggi dari Kalimantan Barat dan seluruh Indonesia, turut hadir perwakilan dari luar negeri seperti Unimas Malaysia.

Materi seminar terbagi dalam 4 bidang yakni Ilmu Pengetahuan Alam dan Teknologi, Ilmu Pengetahuan Sosial Ekonomi Bisnis dan Ilmu Hukum dan Ham, Lingkungan Binaan dan Rekayasa, serta Pendidikan.

Ketua Seminar, Zairin Zain mengatakan seminar ketiga ini melanjutkan keberhasilan pelaksanaan seminar nasional PIPT sebelumnya pada tahun 2016.

“Karena antusiasme artikel yang masuk berasal dari berbagai universitas, dan institusi baik dari Kalimantan Barat maupun luar daerah, tahun ini kami menyelenggarakan kembali Seminar Nasional Penerapan Ilmu Pengerahuan dan Teknologi ke-3 dalam rangka Dies Natalis Untan ke-58,” ujar Zairin.

Ia melanjutkan jika seminar ini dimaksudkan untuk berbagi hasil serta berdiskusi tentang penelitian yang menekankan empat payung utama penelitian yang tertera dalam Rencana Induk Penelitian yaitu lahan kering, basah, dan gambut, wilayah dan perbatasan, energi baru dan terbarukan, etnis, dan diversitas.

Rektor Universitas Tanjungpura, Prof Dr Thamrin Usman DEA berharap tahun depan kegiatan ini dapat ditambah lagi kepesertaannya.

“Saya berharap dan akan melakukan keikutsertaan teman-teman dari PTN Se-Kalimantan seperti kita ketahui bahwa Untan adalah koordinator PTN Se-Kaliamntan, dan kita akan meminta kewajiban untuk hadir. Kemudian ditambah lagi kita akan mendorong unversitas dari Brunei, Sarawak, Sabah, sehingga full semua di pulau kalimantan ini bisa ikut serta,” ujar Rektor.

Hal ini, katanya dimaksudkan agar Seminar Nasional Untan ini dapat menjadi wadah perguruan tinggi di Kalimantan untuk bertukar pengalaman dalam penerapan ilmu pengetahuan, serta bisa sejajar dengan universitas yang ada di Jawa.

“Sekali lagi saya ucapkan terima kasih. Dan tentu saja kami ingin jadikan ini sebagai wadah scientific meeting untuk semua para pendidik dan periset,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *