Rektor Resmikan Japan Corner Untan

Rektor Resmikan Japan Corner Untan

Rektor Universitas Tanjungpura (Untan) Prof Dr H Thamrin Usman DEA meresmikan Japan Corner Untan (Universitas Tanjungpura), Sabtu (16/3/2019).

“Japan Corner sama halnya dengan mandarin Corner, Kedai Prancis, Mandarin Corner dan British Corner dan itu semua adalah jendela dunia. kami (Untan) memandang ini adalah sebagai penghubung antara Untan dengan pemerintah, masyarakat, kultur, pendidikan yang ada di jepang.” jelas Prof Thamrin.

Prof Thamrin Usman mengatakan, Untan sudah berpengalaman menjalin kerjasama dengan negara asing seperti China, Prancis, Amerika, dan Inggris. “Kami (Untan) memandang dengan foreign corner ini, komunikasi Untan dengan mereka (Negara Asing) lebih intensif dan lebih akselarasi,” katanya.

Untan saat ini juga telah melakukan kerjasama di beberapa Universitas di Jepang salah satunya adalah Tokyo University, Kyoto University dan beberapa kampus yang ada di jepang.

Sebelum adanya Japan Corner, Untan sendiri telah melakukan kerjasama dengan Private Company di Jepang dan telah mengirim mahasiswa di bidang pertanian, mipa dan enginering. “ Saat ini sudah gelombang kedua dan telah mengirim lebih dari seratus mahasiswa untuk magang dan dibayar oleh pemerintah Jepang,” jelas Thamrin.

Director General The Japan Foundation, Norihisa Tsukamoto mengucapkan selamat dan mengaku sangat senang atas pembukaan Japan Corner Untan.

“Saya sangat senang sekali datang ke sini (Pontianak), sebagai lembaga pertukaran budaya antara Indonesia dan Jepang saya menghadiri acara peresmian Japan Corner Untan”, katanya.

Norihisa Tsukamoto menjelaskan The Japan Foundation sudah didirikan pada tahun 1974 di Jakarta dan lebih dari 40 tahun selalu bekerjasama untuk pertukaran kebudayaan.

Menuturnya, di Indonesia ada 245 ribu orang yang belajar bahasa Jepang dan perkembangannya di Indonesia sangat maju. “saya berharap Japan Corner yang diresmikan di Untan lebih berkembang dan persahabatan antara Jepang dan Indonesia lebih erat lagi kedepannya,”pungkas Norihisa Tsukamoto. (adi)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *