Reno Pati, Pemenang Wirausaha Muda Mandiri 2018 Bawa Pulang 100 Juta

Reno Pati, Pemenang Wirausaha Muda Mandiri 2018 Bawa Pulang 100 Juta

Reno Pati, Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura (Faperta Untan) berhasil menjadi Pemenang Wirausaha Muda Mandiri 2018 berhasil membawa pulang hadiah 100 Juta.

Reno pati, Mahasiswa kelahiran Sekadau 20 April 1995  ini menang pada kategori usaha sosial mewakili Untan melalui usaha unit melalui usaha Unit Pengolahan Pupuk Organik (UPPO), Rumah Kompos Pendidikan Untan.

Reno pati mengutarakan awal mula kemenangannya di ajang Wirausaha Muda Mandiri dimulai dari bergabungnya ia di event HUT Universitas Tanjungpura Pontianak ke 59 yaitu Expo Untan Innovation dan Enterpreneurship rumah UPPO satu diantara peserta yang menonjol dalam menjalankan usaha dan dilirik berbagai pihak serta direkomendasikan untuk ikut seleksi Wirausaha Muda Mandiri 2018.

“Kami mengikut sertakan rumah UPPO dilatar belakangi dari sebuah ide melihat permasalahan potensi sampah sebanyak 350 hingga 400 perhari 80% nya adalah sampah organik yang mana selama ini sampah tersebut belum diolah secara bijak hingga menimbulkan berbagai masalah lingkungan maupun kesehatan, kami menjelaskan ide pengolahan sampah organik pasar maupun rumah tangga seperti sayur, buah, daun yang mudah terurai dan dikombinasikan dengan populasi limbah tandan kosong kelapa sawit serta pupuk kandang kotoran sapi serta pupuk kandang kotoran sapi yang kaya akan manfaat. Kami mengolah itu semua menjadi pupuk organik kompos dan pupuk organik cair.”, Ujar Reno Pati (3/10/2018).

Harapannya ialah rumah UPPO dapat menghadirkan inovasi pupuk yang ramah lingkungan dengan menerapkan konsep 3 R (Reuse, Reduce, Recyle) serta memberdayakan masyarakat dalam menangani permasalahan sampah.

Guna mewujudkan harapan tersebut, rumah UPPO membuat inovasi pembuatan pupuk untuk rumah tangga yaitu inovasi komposter. Lewat inovasi ini memungkinkan masyarakat untuk mengolah sampah dan limbahnya sendiri menjadi pupuk organik kompos maupun cair.

Pemiliki rumah UPPO ini yang juga aktif di Komunitas Pontipreneur, Pontigi, relawan PMI, dan Komunitas darah segar berharap bisa menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk terus mewujudkan mimpinya yakni mengatasi permasalahan lingkungan di Pontianak.

“Kami ingin merangkul dan bermitra dengan berbagai pihak terutama Universitas Tanjungpura dan pemerintah kota dalam memfasilitasi pengembangan usaha kami, pihak swasta dalam mendukung usaha kami, dan organisasi yang bergerak dalam mengatasi permasalahan lingkungan.” Ujarnya.

Reno Pati berharap kedepannya rumah UPPO menjadi usaha pupuk organik yang bisa terus berkembang luas di Pontianak.

Ia juga berharap kepada mahasiswa Universitas Tanjungpura Pontianak dapat berinovasi, meningkatkan kreatifitas, serta berkontribusi positif dalam mengatasi permasalahan yang ada di lingkungan sekitar.

Pada kesempatan saat diwawancara lewat WhatsApp Reno Pati memberikan tips dan trik supaya usaha yang digeluti berhasil untuk mahasiswa.

“Tips agar usaha kita berhasil ialah mahasiswa dapat membuat atau membuka usaha yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat agar berkesinambungan dan memiliki usaha yang unik serta mampu bertahan dalam jangka waktu yang panjang.” Pungkasnya. (Ajis/ Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *