UNTAN dan Institut Français Indonesia Kembali Teken MoU
Kedai Perancis Universitas Tanjungpura yang merupakan satu-satunya pusat bahasa dan budaya Prancis di Kalimantan Barat merayakan ulang tahun
yang ke-8. Didirikan sejak 2014 lalu, Kedai Perancis yang berada di bawah naungan UPT Bahasa Untan ini baru saja melakukan perpanjangan MOU kerja sama dengan Institut Français d’Indonésie (IFI) dari Kedutaan Besar Prancis di Indonesia.
Rektor Universitas Tanjungpura Prof. Dr. Garuda Wiko, S.H., M.Si menyambut kedatangan Direktur IFI sekaligus Konselor Kerjasama Pendidikan dan Budaya Prancis untuk Indonesia yakni Bapak Stephane Dovert, Penanggungjawab Warung Prancis Indonesia Bapak Ryan Rinaldi, dan Penanggung Jawab Campus France Jakarta Ibu Nur Fitria. Tak hanya itu, sebagai salah satu Warung Prancis terbaik di Indonesia, Kedai Perancis menjadi jembatan bagi kerjasama lebih lanjut para dosen dan mahasiswa di lingkungan UNTAN serta masyarakat Kalbar yang ingin melanjutkan studi di Prancis.
Kedutaan Besar Prancis mendukung penuh kerja sama ini dan menganggap bahwa kerja sama ini dapat memperkuat hubungan bilateral antara Kalimantan Barat dan Prancis. “Melalui Universitas Tanjungpura ini diharapkan semakin banyak dosen dan mahasiswa yang mampu
melanjutkan studi di Prancis”, jelas Stephane Dovert.
Rektor Untan menyambut dengan penuh semangat hal ini. Beliau pun berharap agar kualitas para pendidik UNTAN semakin meningkat dengan rencana jangka panjang menambah jumlah para doktoran yang studi di Prancis.Penanggung Jawab Kedai Perancis UNTAN, Ibu Dr. Dwiria
Wahyuni S.Si., M.Sc. mengatakan bahwa Kedai Perancis akan membantu memberikan layanan bahasa dan budaya Prancis lewat kursus, seminar dan pelatihan dengan pengajar bersertifikasi dan fasilitas lengkap. Ujian resmi bahasa Prancis yang diakui secara internasional juga sudah
hampir 7 tahun dilakukan di Kedai Perancis UNTAN.
Selain di bidang pendidikan, Universitas Tanjungpura juga akan melakukan kerjasama ilmiah dengan CIRAD. Penandatanganan kerjasama antara UNTAN dan CIRAD dihadiri oleh Bapak Jean-Marc Roda selaku Direktur Regional Asia Tenggara. Kerjasama ini diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi para peneliti UNTAN melakukan kolaborasi penelitian dan publikasi internasional.
[learn_press_profile]



