
UNTAN Sosialisasikan IKU Diktisaintek Berdampak sebagai Dasar Perencanaan dan Penganggaran Berkelanjutan 2026
Pontianak — Universitas Tanjungpura (UNTAN) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Indikator Kinerja Utama (IKU) Diktisaintek Berdampak dengan tema “Penguatan IKU Diktisaintek Berdampak Tahun 2026 sebagai Dasar Perencanaan dan Penganggaran Berkelanjutan Universitas Tanjungpura”, Jumat (9/1/2026). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Sidang Lantai III Gedung Rektorat Universitas Tanjungpura.
Sosialisasi ini menghadirkan Prof. Tjitjik Srie Tjahjandarie, Ph.D., Staf Khusus Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, sebagai narasumber. Kegiatan diikuti oleh pimpinan universitas, fakultas, lembaga, serta unit kerja di lingkungan UNTAN, dengan tujuan memberikan pemahaman dan penguatan terkait kebijakan IKU Diktisaintek Berdampak Tahun 2026 dalam mendukung penyelarasan perencanaan dan penganggaran berkelanjutan.

Rektor Universitas Tanjungpura dalam sambutannya menegaskan bahwa substansi IKU Diktisaintek Berdampak sejatinya merupakan penguatan dari berbagai praktik yang telah dijalankan UNTAN selama ini, namun tetap memerlukan penyesuaian dan pendalaman agar selaras dengan kebijakan terbaru.
“Pada substansinya, saya kira ini adalah frasa-frasa yang sudah kita kerjakan. Hari ini, Prof. Tjitjik akan memberikan insight kepada kita tentang apa yang bergeser, apa yang sudah kita miliki dalam existing condition, serta apa saja yang perlu kita siapkan ke depan,” ujar Rektor Universitas Tanjungpura.

Kegiatan sosialisasi ini dipandu oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Universitas Tanjungpura, Prof. Dr. rer. nat. Ir. R. M. Rustamaji, M.T., yang memoderatori jalannya kegiatan.

Dalam paparannya, Prof. Tjitjik Srie Tjahjandarie, Ph.D. menjelaskan bahwa IKU Diktisaintek Berdampak dirancang untuk mendorong perguruan tinggi menghasilkan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat dan bangsa. IKU tersebut menitikberatkan pada penguatan talenta unggul, riset dan inovasi yang relevan, kontribusi nyata kepada masyarakat, serta tata kelola perguruan tinggi yang berintegritas.


Kegiatan sosialisasi juga diisi dengan sesi tanya jawab interaktif, yang dimanfaatkan peserta untuk menyampaikan pertanyaan dan masukan terkait implementasi IKU Diktisaintek Berdampak di lingkungan Universitas Tanjungpura. Diskusi berlangsung aktif dan konstruktif, khususnya mengenai penyelarasan indikator kinerja dengan perencanaan program dan penganggaran di tingkat fakultas dan unit kerja.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Universitas Tanjungpura diharapkan mampu memperkuat penyelarasan kebijakan internal dengan arah kebijakan nasional Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, serta menjadikan IKU Diktisaintek Berdampak sebagai landasan utama dalam perencanaan dan penganggaran berkelanjutan pada Tahun 2026.



