
Workshop USG untuk Dokter Umum se-Kalimantan Barat Digelar di Universitas Tanjungpura
Pontianak — Klinik Pratama Universitas Tanjungpura (UNTAN) menyelenggarakan Workshop Ultrasonografi (USG) bagi Dokter Umum se-Kalimantan Barat pada Sabtu–Minggu, 10–11 Januari 2026, bertempat di Universitas Tanjungpura, Pontianak. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dokter umum dalam pemanfaatan teknologi USG sebagai alat bantu diagnosis di pelayanan kesehatan primer.
Workshop ini diikuti oleh dokter umum dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Barat. Selama dua hari pelaksanaan, peserta memperoleh pembekalan materi teoritis serta pelatihan praktik langsung (hands-on) penggunaan USG secara terstruktur dan aplikatif.
Kegiatan ini menghadirkan enam narasumber dokter spesialis obstetri dan ginekologi (Sp.OG) yang berpengalaman, yaitu dr. Sanny Santana, Sp.OG; dr. Tri Wahyudi, Sp.OG; dr. Rina Nulianti, Sp.OG; dr. Dimas Wahyu Pangestito, Sp.OG; dr. M. Bardan Hanif, Sp.OG; serta dr. Costan Tryono Parulian Rumapea, Sp.OG. Para narasumber memberikan materi komprehensif terkait dasar-dasar ultrasonografi, indikasi klinis, serta interpretasi hasil USG yang relevan bagi praktik dokter umum.
Ketua Panitia kegiatan, dr. Mafizah, menyampaikan bahwa workshop ini dirancang untuk menjawab kebutuhan dokter umum terhadap peningkatan keterampilan diagnostik yang aman dan berbasis bukti. “Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri dokter umum dalam menggunakan USG sebagai penunjang pemeriksaan klinis, khususnya di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama,” ujarnya.
Pelaksanaan workshop ini mencerminkan komitmen Klinik Pratama Universitas Tanjungpura dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia kesehatan melalui kegiatan ilmiah berkelanjutan dan kolaborasi akademik. Universitas Tanjungpura turut berperan aktif sebagai institusi pendidikan tinggi dalam menyediakan sarana dan lingkungan akademik yang mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan.
Dengan terselenggaranya workshop ini, diharapkan dokter umum di Kalimantan Barat semakin kompeten dalam pemanfaatan USG, sehingga dapat memberikan pelayanan kesehatan yang lebih optimal, profesional, dan berkualitas kepada masyarakat.



